Siapa yang Melotot?
“Nih!” Anto menyerahkan sebuah piring beserta sendok dan garpu diatasnya kepada Yuni. “Kok melotot?” tanya Anto. Ia tak suka melihat ekspresi wajah sang istri yang masam dengan dua bola mata hampir keluar dari rongganya. “Enggak kok biasa aja. Justru Papah yang melotot sama Mamah,” sungut Yuni. “Kapan?” “Tadi, waktu ngomel-ngomel soal sepatu.” Memang, setengah jam …
